Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 September 2011

HAARP Project

HAARP atau (High Frequency Active Auroral Research Program) adalah sebuah program yang di kembangkan oleh US Air Force, US Navy Force, dan University of Alaska. Project ini telah di mulai sejak tahun 1992 dan di targetkan selesai 20 tahun ke depan (2012), proyek ini bertujuan meneliti frekuensi ekstra rendah (ELF) untuk memodifikasi ionosfer, Ionosphere adalah bagian teratas dan terpenting dalam atmosfer bumi kita. Ionosphere sangat penting karena dia menyaring radiasi cahaya matahari agar tidak langsung jatuh ke bumi. Ionosphere berperan dalam mengatur kadar kelistrikan dalam atmosfer dan membentuk inti dari tepi magnetosphere. Ionosphere juga memiliki kegunaan lain bagi manusia, yaitu mempengaruhi gelombang penyiaran radio jauh dari tempat² yang ada di Bumi.


Dengan memanipulasi ionosfer kita bisa pula memanipulasi cuaca, seperti terciptanya hujan, badai atau kabut, gempa dan sebagainya walaupun dalam skala kecil namun hal ini terus di kembangkan sehingga bisa tercipta dalam skala global, nah inilah yang menjadi ketakutan banyak pihak kalau-kalau HAARP di gunakan untuk hal-hal yang jahat, dan yang lebih mengerikan HAARP juga di kembangkan sebagai senjata pengendali pikiran, hal ini di dasarkan pada ilmu telepati dan hipnotis, untuk menghipnotis seseorang maka si korban akan di pengaruhi oleh gelombang 8Hz. Otak ternyata sangat rentan terhadap sinyal ELF ini. Ini yang dipelajari dan dikembangkan secara elektromagnetis.

Dengan ini mereka bisa memanipulasi perasaan seseorang seperti marah, sedih, frustasi dan lain sebagainya tanpa mereka sadari, dengan cara memancarkan gelombang radiasi ini, hal ini akan di gunakan oleh pihak militer Amerika sebagai senjata untuk melawan musuh-musuh mereka.
read more...

Kamis, 23 Desember 2010

Bakteri E Coli Sebagai Tempat Enskripsi Data

Kemajuan dibidang kita akui sudah semakin pesat, penemuan-penemuan yang tebaru banyak sekali ditemukan oleh para ilmuan dan praktisi ilmu pengetahuan, baik dibidang kesehatan teknolgi dan lain sebagainya, para peneliti pun berlomba-lomba melakukan riset untuk menemukan pengetahuan baru agar nantinya dapat digunakan dan bermanfaat bagi orang banyak.

Salah satu penelitian yang sedang dilakukan oleh para peneliti dari Chinese University di Hong Kong adalah pecobaan terhadap bakteri Escherichia Coli atau biasa disebut E. Coli sebagai media untuk mengenskripsi data.

Bakteri yang bisa kita temukan di usus besar manusia ini mempunyai struktur DNA yang mampu merekombinasi genetik tertentuuntuk mengenskripsi data. Dalam dunia Kriptografi ini sangat berguna untuk mengamankan data yang besifat rahasia agar data tidak bisa dibaca.

Satu bakteri E coli dapat menyimpan data sebesar 90 gigabita sedangkan 1 gram bakteri E coli dapat menyimpan 900 ribu gigabita data wow luar biasa bukan.

Para peneliti ini menerapkan teknologi Bioencryption yaitu merubah pesan tertulis menjadi angka binari yang kemudian dicoding dalam bentuk huruf yang melambangkan rangkaian DNA bakteri ini.

Tim Middleton dari Cambridge University yang juga melakukan penelitian tentang bakteri menyatakan kesulitan penyimpanan data pada bakteri ini adalah ketika bakteri itu bermutasi dan berpotensi menghilangkan data.

Sumber : Tempointeraktif
read more...