Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Agustus 2011

Ramadhan !! Bulan Latihan

Tak terasa Ramadhan kali ini sudah memasuki hari ke 12 sudah hampir separuh nya kita lewati bulan penuh berkah ini semoga hari-hari yang telah berlalu tidak kita sia-sia kan dan dapat kita isi dengan amalan yang terbaik sesuai kemampuan kita.

Dan semoga puasa kita kali bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus saja, akan tetapi puasa kita kali ini benar-benar mendapatkan pahala di sisi Allah SWT sehingga ketika Ramadhan tahun ini usai kita dapat merasakan manfaat dari puasa kita, menjadi manusia-manusia baru dalam artian menjadi manusia yang lebih baik dalam segala hal, dalam keimanan, dalam kesabara, dalam ibadah dan lain sebagainya dalam hal yang positif.

Karena sukses tidak nya puasa seseorang tidak hanya dilihat ketika bulan Ramadhan saja akan tetapi kesuksesan puasa seseorang itu dapat dilihat bagaimana orang itu melewati bulan-bulan setelah Ramadhan, jika selama Ramadhan dia rajin baca Al-Quran apakah setelah Ramadhan berlalu dia masih rajin baca Quran nya, jika selama Ramadhan dia rajin shalat shubuh berjama'ah lantas jika Ramadhan telah lewat dia masih rajin shubuh berjama'ah nya ?

Pada hakikatnya Ramadhan adalah bulan latihan, bulan kita melatih kesabaran, bulan melatih kita keikhlasan, bulan melatih kita kedisiplinan, bulan melatih empati kita kepada sesama, dan dengan harapan semoga kita bisa menjadi manusia yang paling tinggi derajatnya di sisi Allah SWT yaitu manusia yang paling bertaqwa. Amiiin ya Rabbal Aa'lamiin.
read more...

Rabu, 27 Oktober 2010

Peringatan Alam Sebelum Bencana Alam Terjadi

Indonesia kini tengah berduka sekian lama bangsa ini dirundung berbagai masalah, belum habis masalah yang ditimbulkan oleh para pejabat dan petinggi negeri ini, kini Indonesia dilanda berbagai bencana alam, secara geografis Indonesia terletak diantara dua samudra Fasifik dan samudra Hindia, dan diantara 3 lempeng bumi yang aktif yaitu lempeng Fasifik, lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia. Dan seperti yang kita ketahui bagian paling dalam bumi (inti bumi) tempat kita berpijak ini adalah material cair yang suhunya bisa mencapai ribuan derajat Celcius dan jika sedang memuntahkan isinya melalui celah lempengan bumi, biasanya kita mengetahuinya dengan adanya fenomena gunung meletus, nah inilah sebabnya mengapa di Indonesia terdapat banyak gunung berapi karena Indonesia terletak diantara 3 lempengan.

Selain ancaman gunung berapi, Indonesia juga terancam juga oleh Tsunami, Tsunami biasanya disebabkan oleh gempa di dasar laut penyebabnya adalah tumbukan antar lempeng bumi ketika lempengan bumi ini bergerak atau bergeser yang memicu timbulnya gelombang besar dan ketika menuju pantai gelombang semakin tinggi dikarenakan dasar laut semakin dangkal ketika menuju pantai, seperti bencana Tsunami di Aceh pada tahun 2004 silam.

Namun jika kita jeli atau pandai melihat keadaan alam, maka kita akan bisa membaca pesan alam sebelum bencana besar terjadi, karena alam biasanya punya pesan tersendiri untuk memperingatkan manusia akan datangnya bencana besar, seperti pada bencana Tsunami Aceh sesaat sebelum gelombang datang laut tiba-tiba menjadi surut, burung-burung laut yang terbang kearah daratan, atau seperti yang terjadi di Cina dimana hewan-hewan gunung turun sebelum bencana longsor terjadi, hewan memang lebih bis membaca tanda-tanda alam jauh sebelum manusia menemukan teknologi canggih untuk membaca fenomena alam, namun tetap saja hewan biasanya lebih tepat dan lebih cepat dalam membaca pesan alam.

Terlepas dari itu semua kita sebagai manusia seharusnya segera mengintrosfeksi diri sendiri atas apa yang menimpa bangsa ini, mungkinkah ini peringatan Tuhan kepada kita atas apa yang kita perbuat selama ini, dimana para pemimpin di Negeri ini hanya sibuk memikirkan diri mereka sendiri tanpa peduli rakyatnya, atau perlakuan kita kepada alam yang dengan seenak kita mengeksploitasi alam tanpa mau menjaganya, atau tingkah kita sebagai manusia yang sudah melampaui batas sehingga kita membuat Tuhan menjadi murka kepada kita karena kita sudah terlalu sering melanggar aturannya, bukan hal yang sulit bagi tuhan jika Dia hendak meusnahkan kita dari bumi ini kemudian menggantikan kita dengan umat yang lebih baik, namun dengan sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayangnya kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali kejalan Nya. Sungguh Allah itu adalah sang Maha Pengasih dan Penyayang, lalu apa yang ita tunggu mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan segera dapatkan ampunan Nya.
read more...

Kamis, 16 September 2010

Hargailah Air

Allah menciptakan bumi kita begitu indah dengan pepohonan dan gunung-gunung serta lautan, bumi kita ini terdiri dari air 70% dan daratan 30% sama seperti halnya tubuh kita yang terdiri dari 70% cairan oleh karenanya kehidupan manusia tidak bisa lepas dari air, kebutuhan akan air bersih adalah hal yang urgent bagi manusia, manusia akan lebih cepat mati kehausan ketimbang mati kelaparan artinya manusia lebih bisa menahan rasa lapar daripada menahan haus.

Oleh karena itu sudah seharusnya kita semua menghargai sumber daya air yang semakin hari semakin terbatas, karena tanpa air mungkin tidak akan ada kehidupan, berikut adalah video
tentang air yang patut ditonton, disini diceritakan perjalanan air dari mulai sumbernya yang awalnya jernih berubah menjadi coklat dan menghitam, semoga setelah menoneon video ini kita bisa lebih menghargai air, semoga bermanfaat.



Wassalam.

read more...

Sabtu, 21 Agustus 2010

Akhirnya Kita pun Akan Kembali

Saat-saat yang telah kita lalui seakan tak terasa berlalu begitu saja tak terasa umur kita semakin hari semakin bertambah walaupun pada hakikatnya berkurang, orang-orang yang meninggal dan lahir kita lihat dalam kehidupan kita, jika kemarin kita melayat orang yang meninggal adalah hal yang pasti suatu saat kita lah yang dilayat dimandikan dan dikafani.

Terkadang kita lupa dan tak sadar seakan-akan kita hidup didunia ini untuk selamanya, kita terlena akan kenikmatan dan keindahan dunia melenakan, padahal kita tahu kehidupan ini hanya sementara dan suatu saat kita harus meninggalkannya kembali pada sang pencipta, harta
pangkat jabatan dan anak yang kita banggakan selama didunia tak dapat menolong sedikitpun, bahkan kita akan ditanya darimana harta itu kita dapat dan untuk apa digunakan begitu pula dengan pangkat jabatan semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.

Allah emnguji hamba-hambanya dengan kesulitan dan kesenangan, namun kebanyakan manusia tidak lulus ketika diuji dengan ujian berupa kesenangan, mereka terlena dan larut dalam kesenangan itu hanyut dalam dosa hati mereka menjadi mati dan cahaya kebenaran tak bisa masuk dan menerangi hati mereka dan akhirnya hanya penyesalan ketika waktu mereka didunia telah berakhir.

Tentu kita tak ingin akhiran hidup kita seperti itu lebih baik kita menyesal selama masih didunia daripada kita menyesal disana, apapun yang Allah berikan kepada kita entah itu kemudahan ataupun kesulitan hendaknya hal itu jangan sampai membuat kita lupa dan jauh darinya, karena sejauh apapun dia dari Tuhannya pada suatu saat dia akan merasa butuh akan kehadiran Tuhannya, karena itu merupakan fitrah kita sebagai manusia dan sebagai hamba.

Semoga renungan ini mampu mengingatkan kita akan hakikat dan tujuan hidup kita didunia ini, menjadi hamba dan khalifah yang suatu saat akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.

Semoga coretan ini bermanfaat bagi saya dan anda sekalian
read more...

Rabu, 04 Agustus 2010

Persiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadhan

Beberapa hari lagi kaum muslimin di seluruh dunia akan menyambut bulan yang sangat di istimewakan yaitu bulan Ramadhan, bulan yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah, bulan dimana setiap amal perbuatan yang baik dilipat ganda kan pahalanya oleh Allah SWT, sudah seharusnya kita sebagai umat muslim meyambut kedatangan bulan Ramadhan, persiapan fisik maupun mental kita siapkan sebaik-baiknya.

Pada bulan Ramdhan selain diwajibkan tidak makan dan minum pad siang hari kita juga diharuskan menjaga hawa nafsu dan amarah serta menjauhkan diri kita dari perbuatan dan kata-kata yang sia-sia, kita dilatih untuk bersabar dalam menghadapi segala godaan dan cobaan. Ibadah puasa adalah ibdah yang istimewa di di samping ibadah-ibadah yang lainnya, karena menurut keterangan ibadah puasa penilaian dan pemberian pahala langsung dari Allah SWT, artinya ibdah ini tidak bisa kita prediksi seberapa besar kita akan mendapat pahala dari Allah, sebagai contoh apabila kita bersedekah kita dapat menghitung berapa kira-kira pahala yang kita dapat karena menurut keterangan apabila kita bersedekah maka Allah membalas sepuluh kali lipat dari nominal yang kita sedekahkan, tapi pada ibadah puasa kita tidak bisa memprediksi berapa ganjaran yang bakalan kita terima, atau bisa saja kita tidak mendapat apa-apa selain lapar dan dahaga.

Oleh karena itu marilah kita jalankan ibadah puasa kita dengan sebaik-baiknya supaya kita mendapatkan pahala yang istimewa dari Allah SWT agar kelak menjadi penolong kita di akhirat nanti
read more...

Kamis, 29 Juli 2010

Isu Global Warming hanya tinggal wacana

Global warming secara garis besar adalah sebuah fenomena meningkatnya suhu rata-rata di bumi dikarenakan panas yang diterima oleh bumi dari matahari sebagian diserap oleh bumi sebagian lagi dipantulkan ke luar angkasa namun panas yang dipantulka tersebut terjebak di atmosfer sehingga terjadi fenomna yang disebut efek rumah kaca, secara sederhana efek rumah kaca bisa kita rasakan apabila kita berada dalam sebuah mobil yang berada dibawah terik matahari, maka apa yang anda rasakan terjadi panas yang berlebihan berbeda dengan suhu yang ada di luar mobil, nah seperti itulah kira-kira keadaan bumi kita saat ini, dan dampaknya bisa kita lihat cuaca yang semakin ekstrim mencairnya es di kutub utara dan selatan sehingga garis pantai menjadi naik dan akhirnya daratan semakin sempit.

Isu ini sempat menjadi isu dunia dimana sempat diadakan confrensi tingkat dunia yang membahas masala ini diantaranya pada tahun 1992 di Rio de Janiero di mana 150 negara berikrar untuk bersama-sama menghadapi masalah ini, kemudian berlanjut pada perjanjian pada tahun 1997 di Jepang 160 negara mengadakan perjanjian kembali dan lahirlah Protokol Kyoto, namu sampai saat ini perjanjian di atas belum dapat direalisasikan secara nyata.

Jika hal ini terus berlanjut entah sampai kapan bumi kita akan bertahan, mungkin beberapa tahun kemudian hutan-hutan yang ada di negara kita khususnya dan dunia pada umumnya hanya tinggal beberapa persen saja, entah apa yang akan terjadi , apakah cucu kita nanti akan merasakan segarnya udara pagi indahnya hutan atau mendengar kicauan burung ? entahlah Wallahu a’lam.
read more...

Selasa, 18 Mei 2010

Kelancaran Rejeki tak di tentukan oleh status


Orang tua yang melahirkan merawat dan membesarkan kita, tentunya berharap kelak kita anak-anaknya akan menjadi orang yang sukses dan bahagia dalam kehidupannya, berharap kehidupannya lebih baik dari kedua orang tuanya, semua orang tua tentunya kurang lebih punya harapan yang sama untuk keberlangsungan kehidupan anak-anak mereka.

Dengan segala cara mereka mempersiapkan segala sesuatunya yang terbaik untuk masa depan anak-anak mereka, mereka memilihkan sekolah yang terbaik, sekolah favorit kalau bisa, tabungan pendidikan untuk menunjang biaya belajar anak-anak telah mereka siapkan jauh-jauh hari sebelum si anak dilahirkan, dengan harapan kelak apabila dia besar nanti, si anak mendapatkan pekerjaan yang enak dengan gaji yang tinggi.

Itulah potret kehidupan yang ada dalam kehidupan kita potret orang tua yang kahwatir akan masa depan anak-anak mereka, khawatir jika anak-anak mereka hidup dalam kesusahan apabila dia tidak menjadi sarjana komputer, khawatir jika anak mereka tidak menjadi sarjana ekonomi dan lain sebagainya, jika kita melihat dai fenomena diatas kita dapat melihat kekhawatiran orang tua yang wajar dan bahkan kadang kita memikirkan jika kelak kita punya anak nantinya.

Memang hal yang sangat wajar jika muncul kekhawatiran seperti itu, namun ada satu hal yang kita tidak boleh lupa bahwa rejeki tidak ditentukan oleh seberapa tinggi status pendidikan yang dia punya atau seberapa tinggi jabatan yang di pegang oleh seseorang memang itu adalah faktor dari sekian persen yang menentukan lancar tidaknya rejeki seseorang, pada hakikat sesungguhnya Allahlah yang menentukan segalanya, baik itu rejeki jodoh atau yang lainnya, memang sudah hukum alam jika sesorang bekerja maka dia akan mendapatkan hasil dari apa yang dia usahakan, tapi jika hukum alam itu kita satukan dengan kuasa tuhan sang maha pemberi rejeki maka insya Allah kita akan dicukupkan akan rejeki.

Dengan kata lain kita berusaha tidak lupa ibadah kita perkuat, maka insya Allah rejeki kita akan dicukupkan bukan dibanyakkan karena apalah rejeki yang banyak tapi kita tidak pernah merasa cukup daengan apa yang Allah baerikan kepada kita, karena sudah merupakan sifat dasar manusia jika mendapatkan satu tambang emas maka dia akan mencari tambang emas yang kedua ketiga dans etrusnya.

Semoga menjadi bahan renungan sebuah tulisan tak berarti dari orang biasa.
read more...

Senin, 15 Maret 2010

Kesuksesan

Sukses....!! kata yang selalu ingin kita capai disegala bidang dalam kehidupan ini, entah itu kesuksesan dalam pekerjaan, kesuksesan dalam prestasi belajar disekolah, kesuksesan dalam kehidupan sosial ataupun kesuksesan dalam rumah tangga.

Banyak hal yang orang pandang dalam mendefinisikan kesuksesan, tergantung dari sudut pandang mana ia melihat kesuksesan itu sendiri.

Mungkin bagi pelajar kesuksesan adalah ketika dia mendapat nilai seratus ketika dia selesai ujian atau lulus ujian nasional dengan nilai diatas rata-rata.

Atau bagi seorang pekerja kesuksesan adalah ketika dia berhasil naik jabatan karena prestasi kerjanya selama ini memuaskan atasannya, sehingga dia berhasil naik jabatan yang otomatis gaji bulanan yang dia terima pun akan naik.

Itulah mungkin pandangan orang kebanyakan dalam melihat sebuah kesuksesan, kesuksesan hidup yang berdasarkan status sosial atau finansial, semakin tinggi status sosial seseorang maka akan dipandang sukses lah ia, atau semakin baik keadan finansial seseorang maka akan dipandang sebagai sebuah kesuksesan dalam hidup.

Itulah mungkin penafsiran kesuksesan yang sering kita lihat dalam mengukur sebuah kesuksesan hidup.

Namun kadang ukuran yang sering kita pakai dalam mendefinisikan kesuksesan tidak selamanya benar, apa yang kita lihat baik tak selamanya ia baik, apa yang kita anggap bisa mendatangkan kebahagiaan tak selamanya begitu adanya.

Sering kita dengar orang yang sangat kaya, tetapi tak bisa menjaga rumah tangga nya padahal rumahnya megah, mobil mewah, istri cantik, tapi dia tidak bisa mempertahankan rumah tangga nya, apa yang kurang ? bukankah segalanya telah dia punya ?

Seorang anak menjadi koraban broken home, padahal keluarganya dikenal orang yang berada orang tuanya adalah menejer disebuah perusahaan, apa yang kurang apa yang tak bisa dia dapatkan ?

Atau seorang artis terkenal level dunia mati dengan cara mengenaskan mati bunuh diri dengan cara memakan obat tidur kelewat dosis, atau dengan cara loncat dari gedung yang tinggi, sebegitu menderita kah batinnya sehingga ia harus mengakhiri hidup nya dengan cara seperti itu ? padahal ketenaran dan kekayaan telah dia dapatkan.

Sebegitu sempitkah jiwanya, sebegitu pendekkah akalnya sehingga dia harus mengalami hal semacam itu ?

Lalu apa makna kesuksesan yang sebenarnya, jika harta bukan jaminan ? jika ketenaran tak mampu membuat orang bahagia ? jika istri yang cantik tak mampu membuat hati tentram ?

Lalu apakah arti kesuksesan itu ?

Kesuksesan atau kebahagiaan adalah ketika kita bahagia melihat saudara atau orang yang kita sayangi bahagia, Kesuksesan adalah ketika kita mampu melalui kesulitan dengan tetap tersenyum, kesuksesan adalah ketika kita mampu melalui segala cobaan dengan sabar, kesuksesan adalah melakukan apa yang terbaik bagi semua.

Dan kesuksesan sejati bagi orang beriman adalah ketika dia kembali dengan tersenyum dibibirnya menemui kekasih sejatinya








read more...

Jumat, 12 Februari 2010

Valentine Day perlukah ?


Bulan Februari seperti yang kita ketahui adalah bulan kedua dalam penanggalan masehi, mungkin bagi sebagian orang adalah bulan yang biasa saja seperti bulan-bulan yang lainnya, namun sebagian orang lagi itu adalah hari yang spesial terutama bagi orang yang telah mempunyai pasangan dan sering merayakan satu hari di bulan Februari yang sering di sebut hari valentine day atau hari kasih sayang yang jatuh pada tanggal 14 Februari,tentu bagi yang suka merayakannya.

yang menjadi pertanyan apakah perlu kita mengkhususkan satu hari untuk sekedar berkasih sayang ? semua agama pasti menagajarkan kasih sayang, jika kasih sayang merupakan ajaran agama haruskah kita berkasih sayang cuma sehari bukankah setiap hari kita merasakan kasih sayang setiap hari, dari ibu yang dengan kasih sayang merawat kita dari kecil hingga sekarang, yang dengan kasih sayang menyiapkan sarapan pagi sebelum kita berangkat sekolah.

Atau dari ayah yang dengan kasih sayangnya menasihati kita apabila kita salah, banting tulang untuk keluarga yang dikasihi dan disayanginya, dan banyak lagi kasih sayang yang setiap hari kita rasakan, lalu perlukah kita susah-suasah menyiapkan hadiah untuk orang terkasih atau untuk bervalentine day jika kita setiap hari merasakan kasih sayang ? bukankan alangkah lebih baik dan terpujinya jika dana yang kita gunakan untuk bervalentine day ria kita berikan kepada orang yang membutuhkan, bukankah itu bagian dari bentuk kasih sayang ?


read more...

Jumat, 29 Januari 2010

Apa yang telah kau siapkan ?


Assalamualaikum sobat blogger semua semoga kita selalu dalam lindungan dan naungan kasih sayangNYA, mungkin kali ini saya sedikit melenceng dari apa yang biasa saya tulis,Apa yang telah kau siapakan ? pertanyaan itu begitu saja muncul dalam benak saya, ketika dalam kesendirian saya merenungi perjalanan hidup saya mulai dari dilahirkan masa balita masa sekolah, masa dahulu hingga sekarang, hidup benar-benar begitu singkatnya, perasaan baru kemarin saya bermain-main dengan teman-teman dilapangan bermain bola, bercanda mengingat masa kecil yang begitu riang dan gembira,akan tetapi kini semua telah berlalu, sekejap bagaikan detik yang teus berputar tanpa bisa menunggu.

Sejanak saya tersadar ternyata hidup benar-benar singkat betul yang dikatakan dalam kitab suci kalau hidup cuma sekejap kalau hidup hanyalah senda gurau belaka, suatu saat semua akan berakhir, akhir hidup yang bernama kematian yang pasti di alami oeh semua makhluk hidu didunia ini, pertanyaannya adalah apa yang telah anda siapkan untuk menhadapi kehidupan yang kekal setelah kematian, sudah siapkah anda untuk menhadapinya ? berapa banyak amal yang anda punya untuk menghadap tuhan yang akan memberikan balasan atas apa yang telah kita lakukan di dunia ini, pertanyaan itu cuma anda yang bisa menjawabnya, sudah siapkah anda ketiak malaikat pencabut nyawa tiba-tiba datang menjemput anda ? dalam sebuah cerita seorang nabi (saya lupa namanya) melakukan perjalanan menujua suatu tempat suatu saat mereka melewati daerah yang gelap, dan didaerah yang gelap itu mereka menginjak sesuatu mereka bertanya pada sang nabi apa ini, sang nabi hanya menyuruh mereka untuk membawa benda itu nanti ditempat terang mereka akan mengetahuinya,

kemudian mereka ada yang membawa sebiji sekarung setengah karung ada juga yang hanya membawa beberapa biji saja, kemudian mereka melanjutkan perjalan mereka ketika sampai di tempat terang sang nabi pun menyuruh mereka membuak pa yang mereka bawa dari tempat gelap yang mereka lalui tadi, maka alangkah terkejutnya mereka karena apa yang mereka bawa adalah intan yang sangat mahal harganya,merekapun menyesal mengapa mereka tidak membawa sebanyak-banyaknya, itulah perumpamaan kehidupan kita didunia ketika kelak kita diakhirat nanti kita akan menyesal mengapa kita tidak membawa amalan sebanyak-banyaknaya. jadi...Apa yang telah kau siapkan ?

read more...